Entri Populer

Rabu, 04 April 2012

Tugas 2 (SOFTSKILL Terapan Komputer Perbankan)

1. tulislah mengenai sumber-sumber dana dan penggunaan dana Bank

Jawab :
Sumber Dana Bank

Pengertian sumber dana bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat perolehan ini tergantung pada bank itu sendiri, apakah dari simpanan masyarakat atau dari lembaga lainnya. Pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya yang ditanggung.oleh karena itu pemiliha sumber dana harus dilakukan secara tepat.

Secara garis besar sumber dana bank dapat di peroleh dari:

a) Dana yang bersumber dari bank itu sendiri

Perolehan dana dari sumber bank itu sendiri (modal sendiri) maksudnya adalah dana yang diperoleh dari dana bank salah satu jenis dana yang bersumber dari bank itu sendiri adalah modal setor dari para pemegang saham. Dana sendiri adalah dana yang berasal dari para pemegang saham bank atau pemilik saham.

Adapun pencarian dana yang bersumber dari bank itu sendiri terdiri dari:

1. Setoran modal dari pemegang saham yaitu merupakan modal dari para pemegang saham lama atau pemgang saham yang baru. Dana yang disetor secara efektif oleh para pemegang saham pada waktu bank berdiri. Pada umumnya modal setoran pertama dari pemilik bank sebagian digunakan untuk sarana perkantoran, pengadaan peralatan kantor dan promosi untuk menarik minat masyarakat.
2. Cadangan laba, yaitu merupakan laba yang setiap tahun di cadangkan oleh bank dan sementara waktu belum digunakan. Cadangan laba yaitu sebagian dari laba bank yang disisihkan dalam bentuk cadangan modal dan cadangan lainnya yang akan dipergunakan untuk menutupi timbulnya resiko di kemudian hari. Cadangan ini dapat diperbesar apabila bagian untuk cadangan tersebut ditingkatkan atau bank mampu meningkatkan labanya.
3. Laba bank yang belum di bagi, merupakan laba tahun berjalan tapi belum dibagikan kepada para pemegang saham. Semakin besar modal yang dimiliki oleh suatu bank, berarti kepercayaan masyarakat bertambah baik dan bank tersebut akan diakui oleh bank-bank lain baik di dalam maupun di luar negeri sebagai bank yang posisinya kuat.

b) Dana yang bersumber dari masyarakat luas

Sumber dana ini merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan operasi bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini. Adapun Dana masyarakat adalah dana-dana yang berasal dari masyarakat, baik perorangan maupun badan usaha, yang diperoleh dari bank dengan menggunakan berbagai instrumen produk simpanan yang dimiliki oleh bank.

Untuk memperoleh dana dari masyarakat luas bank dapat menggunakan tiga macam jenis simpanan (rekening). Masing-masing jenis simpanan memiliki keunggulan tersendiri, sehingga bank harus pandai dalam menyiasati pemilihan sumber dana. Sumber dana yang dimaksud adalah:

1. Simpanan giro
2. Simpanan tabungan
3. Simpanan deposito.

c) Dana yang bersumber dari lembaga lain

Dalam praktiknya sumber dana ini merupakan tambahan jika bank mengalami kesulitan dalam pencarian sumber dana sendiri dan masyarakat. Dana yang diperoleh dari sumber ini digunakan untuk membiayai atau membayar transaksi-transaksi tertentu. Perolehan dana dari sumber ini antara lain dapat diperoleh dari:

1. Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), merupakan kredit yang diberikan bank Indonesia kepda bnk-bank yang mengalami kesulitan likuiditas. Kredit likuiditas ini juga diberikan kepada pembiayaan sektor-sektor usaha tertentu.
2. Pinjaman antar bank (Call Money). Biasanya pinjaman ini di berikan kepada bank-bank yang mengalami kalah kliring di dalam lembaga kliring dan tidak mampu untuk membayar kekalahannya. Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan bunga yang relative tinggi jika dibandingkan dengan pinjaman lainnya.
3. Pinjaman dari bank-bank luar negeri. Merupakan pinjaman yang diperoleh oleh perbankan dari pihak luar negeri.
4. Surat berharga pasar uang (SBPU). Dalam hal ini pihak perbankan menerbitkan SPBU kemudian diperjual belikan kepada pihak yang berminat, baik perusahaan keuangan maupun nonkeuangan. SPBU diterbitkan dan ditawarkan dengan tingkat suku bunga sehingga masyarakat tertarik untuk membelinya.

Prioritas Penggunaan Dana

Penggunaan dana bank untuk dua prioritas pertama adalah dalam bentuk cadangan likuiditas, yang terdiri dari cadangan primer dan cadangan sekunder :

a) Cadangan primer dimaksudkan antara lain untuk memenuhi ketentuan likuiditaswajib minimum dan untuk keperluan operasi bank sehari-hari, termasuk untukmemenuhi semua penarikan simpanan dan permintaan kredit nasabah

b) Cadangan sekunder digunakan untuk memenuhi kebuthan-kebutuhan likuiditas yangjangka waktunya diperikrakan kurang dari satu tahun. Cadangan sekunder ini semata-mata dimaksudkan untuk kebutuhan likuiditas dan untuk memperoleh keuntungan. Fungsi cadangan sekunder antara lain sebagai berikut:

1. Memenuhi kebutuhan kas yang bersifat jangka pendek dan musiman daripenarikan simpanan dan pencarian kredit dalam jumlah besar yang telahdiperkirakan
2. Memenuhi kebutuhan likuiditas yang segera harus dipenuhi dan kebutuhan- kebutuhan lainnya yang sebelumnya tidak diperkirakan
3. Sebagai tambahan apabila cadangan primer tidak mencukupi
4. Kebutuhan likuiditas jangka pendek yang tidak diperkirakan dari deposan dan penarikan nasabah debitur.

c) Penyaluran kredit dilakukan dengan memberikan kredit kepada nasabah yang memenuhi ketentuan kebijakan perkreditan bank

d) Investment merupakan penanaman dana dalam surat-surat berharga jangka panjang. Tujuan penggunaan dana ini semata-mata untuk memaksimalkan penghasilan.

Tugas 1 ( Terapan Komputer Perbankan)

1. tulislah definisi, sifat, fungsi peranan dan deregulasi Bank di Indonesia

Jawab :

Pengertian Bank

Bank adalah sebuah lembaga perantara keuangan yang memiliki wewenang dan fungsi untuk menghimpun dana masyarakat umum untuk disalurkan.

Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Dari definisi bank di atas dapat ditarik kesimpulan, yaitu bank merupakan suatu lembaga dimana kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, seperti tabungan, deposito, maupun giro, dan menyalurkan dana simpanan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bentuk kredit maupun bentuk-bentuk lainnya.

“Bank sebagai perantara keuangan (financial intermediary)”

Maksudnya adalah bank menjadi perantara keuangan antara pihak yang kelebihan dana (surplus unit) dengan pihak yang membutuhkan dana (defisit unit).

u, tingkat kesehatan, dan kemampuannya dalam memobilisasi dana, serta memiliki tenaga kerja yang berpengalaman dalam valuta asing.


Sifat Industri Perbankan


Sifat khusus industri perbankan, ada dua yaitu :

1. Sebagai salah satu sub-sistem industri jasa keuangan.

Bank bisa disebut juga sebagai jantung jasa keuangan. Disebut sebagai jantung, karena bank sebagai motor penggerak roda perekonomian suatu negara, salah satu leading indicator kestabilan tingkat perekonomian suatu negara . Jika perekonomian suatu negara. Jika perbankan mengalami suatu masalah keterpurukan, hal ini adalah indikator perekonomian negara yang sedang sakit.

2. Industri perbankan adalah industri yang sangat bertumpu kepada kepercayaan masyarakat (fiduciary financial institution). Kepercayaan masyarakat (fiduciary financial institution) adalah segala-galanya bagi bank. Begitu masyarakat tidak percaya pada bank, bank akan menghadapi “rush” dan akhirnya koleps. Di AS pada abad 19-20, setiap 20 tahun sekali terjadi krisis perbankan sebagai akibat krisis kepercayaan ( Lash, 1987 : 8 ).

Sementara, akar masalah perbankan di Indonesia sebenarnya bisa ditelusuri dari kebijakan umum tentang perbankan. Arah kebijakan tersebut adalah liberalisasi yang monumental yaitu liberalisasi perbankan 1 Juni 1983 dan Paket Oktober (Pakto)1988.

bisnis perbankan adalah bisnis yang secara langsung bersentuhan dengan uang. Jadi tidak heran hal itu akan memancing tindakan kejahatan dari berbagai pihak untuk menyelewengkan uang bank demi kepentingan pribadi (moral hazard). Maka sangat beralasan jika pengawasan BI harus kuat dalam menghadapi bankir nakal yang memanfaatkan loopholes atas sejumlah peraturan yang ada (PBI).

Dari beberapa sifat tersebut, bank merupakan perantara antara mereka yang kelebihan dana dan disimpan (deposan) dan mereka yang membutuhkan dana (debitur), ladi hakikatnya bank tidak mengelola modal atau uangnya sendiri. Karena itu dalam industri perbankan berlaku ketentuan universal yang mengacu pada standard Bank for International Settlement (BIS) yaitu rasio kecukupan modal sendiri terhadap total modal atau lazim dikenal dengan aipital adequacy ratio (CAR) minimum 8 %, yang kemudian secara bertahap wajib ditingkatkan menjadi 10% dan 12%. Ini sebagai pengalaman pahit bagi BI agar penelusuran akar masalah Bank Century khususnya, dan bank-bank lain yang sedang atau akan terjadi serta bagaimana langkah seharusnya yang ditempuh tetap penting dilakukan secara prudent supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.

Fungsi dan Peranan Bank Secara Umum


Fungsi Bank

1. Penghimpun dana Untuk menjalankan fungsinya sebagai penghimpun dana maka bank memiliki beberapa sumber yang secara garis besar ada tiga sumber, yaitu:

a. Dana yang bersumber dari bank sendiri yang berupa setoran modal waktu pendirian.

b. Dana yang berasal dari masyarakat luas yang dikumpulkan melalui usaha perbankan seperti usaha simpanan giro, deposito dan tabanas.

c. Dana yang bersumber dari Lembaga Keuangan yang diperoleh dari pinjaman dana yang berupa Kredit Likuiditas dan Call Money (dana yang sewaktu-waktu dapat ditarik oleh bank yang meminjam)

1. Penyalur/pemberi Kredit Bank dalam kegiatannya tidak hanya menyimpan dana yang diperoleh, akan tetapi untuk pemanfaatannya bank menyalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada masyarakat yang memerlukan dana segar untuk usaha. Tentunya dalam pelaksanaan fungsi ini diharapkan bank akan mendapatkan sumber pendapatan berupa bagi hasil atau dalam bentuk pengenaan bunga kredit. Pemberian kredit akan menimbulkan resiko, oleh sebab itu pemberiannya harus benar-benar teliti dan memenuhi persyaratan. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa bank dilikuidasi atau dibekukan usahanya, salah satu penyebabnya adalah karena banyak kredit yang bermasalah atau macet.

2. Penyalur dana-dana yang terkumpul oleh bank disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pemberian kredit, pembelian surat-surat berharga, penyertaan, pemilikan harta tetap.

3. Pelayan Jasa Bank dalam mengemban tugas sebagai “pelayan lalu-lintas pembayaran uang” melakukan berbagai aktivitas kegiatan antara lain pengiriman uang, inkaso, cek wisata, kartu kredit dan pelayanan lainnya.

Adapun secara spesifik bank bank dapat berfungsi sebagai agent of trust, agent of develovment dan agen of services.

1. Agent Of Trust

Yaitu lembaga yang landasannya kepercayaan. Dasar utama kegiatan perbankkan adalah kepercayaan ( trust ), baik dalam penghimpun dana maupun penyaluran dana. Masyarakat akan mau menyimpan dana dananya di bank apabila dilandasi kepercayaan. Dalam fungsi ini akan di bangun kepercayaan baik dari pihak penyimpan dana maupun dari pihak bank dan kepercayaan ini akan terus berlanjut kepada pihak debitor. Kepercayaan ini penting dibangun karena dalam keadaan ini semua pihak ingin merasa diuntungkan untuk baik dari segi penyimpangan dana, penampung dana maupun penerima penyaluran dana tersebut.

2. Agent Of Development

Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Kegiatan bank berupa penghimpun dan penyalur dana sangat diperlukan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil. Kegiatan bank tersebut memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi, serta kegiatan konsumsi barang dan jasa, mengingat bahwa kegiatan investasi , distribusi dan konsumsi tidak dapat dilepaskan dari adanya penggunaan uang. Kelancaran kegiatan investasi, distribusi, dan konsumsi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian suatu masyarakat.

3. Agent Of Services

Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Disamping melakukan kegiatan penghimpun dan penyalur dana, bank juga memberikan penawaran jasa perbankan yang lain kepada masyarakan. Jasa yang ditawarkan bank ini erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian masyarakat secara umum.

Peran Bank

Dalam menjalankan kegiatannya bank mempunyai peran penting dalam sistem keuangan, yaitu :

1. Pengalihan Aset (asset transmutation)

Yaitu pengalihan dana atau aset dari unit surplus ke unit devisit. Dimana sumber dana yang diberikan pada pihak peminjam berasal pemilik dana yaitu unit surplus yang jangka waktunya dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik dana. Dalam hal ini bank berperan sebagai pangalih aset yang likuid dari unit surplus (lender) kepada unit defisit (borrower).

2. Transaksi (transaction)

Bank memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku ekonomi untuk melakukan transaksi. Dalam ekonomi modern, trnsaksi barang dan jasa tidak pernah terlepas dari transaksi keuangan. Untuk itu produk-produk yang dikeluarkan oleh bank (giro, tabungan, depsito, saham dan sebagainya)merupakan pengganti uang dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran.

3. Likuiditas (liquidity)

Unit surplus dapat menempatkan dana yang dimilikinya dalam bentuk produk-produk berupa giro, tabungan, deposito, dan sebagainya. Produk-produk tersebut masing-masing mempunyai tingkat likuiditas yang berbeda-beda. Untuk kepentingn likuiditas para pemilik dana dapat menempatkan dananya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya. Dengan demikian bank memberikan fasilitas pengelolaan likuiditas kepada pihak yang mengalami surplus likuiditas dan menyalurkannya kepada pihak yang mengalami kekurangan likuiditas.

4. Efisiensi (efficiency)

Peranan bank sebagai broker adalah menemukan peminjam dan pengguna modal tanpa mengubah produknya. Disini bank hanya memperlancar dan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan. Adanya informasi yang tidak simetris (asymmetric information) antara peminjam dan investor menimbulkan masalah insentif. Peran bank menjadi penting untuk memecahkan masalah insentif tersebut. Untuk itu jelas peran bank dalam hal ini yaitu menjembatani dua pihak yang saling berkepentingan untuk menyamakan informasi yang tidak sempurna, sehingga terjadi efisiensi biaya ekonomi.

PERAN BANK INDONESIA DALAM STABILITAS KEUANGAN

Sebagai otoritas moneter, perbankan dan sistem pembayaran, tugas utama Bank Indonesia tidak saja menjaga stabilitas moneter, namun juga stabilitas sistem keuangan (perbankan dan sistem pembayaran). Keberhasilan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter tanpa diikuti oleh stabilitas sistem keuangan, tidak akan banyak artinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Stabilitas moneter dan stabilitas keuangan ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Kebijakan moneter memiliki dampak yang signifikan terhadap stabilitas keuangan begitu pula sebaliknya, stabilitas keuangan merupakan pilar yang mendasari efektivitas kebijakan moneter. Sistem keuangan merupakan salah satu alur transmisi kebijakan moneter, sehingga bila terjadi ketidakstabilan sistem keuangan maka transmisi kebijakan moneter tidak dapat berjalan secara normal. Sebaliknya, ketidakstabilan moneter secara fundamental akan mempengaruhi stabilitas sistem keuangan akibat tidak efektifnya fungsi sistem keuangan. Inilah yang menjadi latar belakang mengapa stabilitas sistem keuangan juga masih merupakan tugas dan tanggung jawab Bank Indonesia.

Pertanyaannya, bagaimana peranan Bank Indonesia dalam memelihara stabilitas sistem keuangan? Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki lima peran utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Kelima peran utama yang mencakup kebijakan dan instrumen dalam menjaga stabilitas sistem keuangan itu adalah:

Pertama, Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. Bank Indonesia dituntut untuk mampu menetapkan kebijakan moneter secara tepat dan berimbang. Hal ini mengingat gangguan stabilitas moneter memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek ekonomi. Kebijakan moneter melalui penerapan suku bunga yang terlalu ketat, akan cenderung bersifat mematikan kegiatan ekonomi. Begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, untuk menciptakan stabilitas moneter, Bank Indonesia telah menerapkan suatu kebijakan yang disebut inflation targeting framework.

Kedua, Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi. Seperti halnya di negara-negara lain, sektor perbankan memiliki pangsa yang dominan dalam sistem keuangan. Oleh sebab itu, kegagalan di sektor ini dapat menimbulkan ketidakstabilan keuangan dan mengganggu perekonomian. Untuk mencegah terjadinya kegagalan tersebut, sistem pengawasan dan kebijakan perbankan yang efektif haruslah ditegakkan. Selain itu, disiplin pasar melalui kewenangan dalam pengawasan dan pembuat kebijakan serta penegakan hukum (law enforcement) harus dijalankan. Bukti yang ada menunjukkan bahwa negara-negara yang menerapkan disiplin pasar, memiliki stabilitas sistem keuangan yang kokoh. Sementara itu, upaya penegakan hukum (law enforcement) dimaksudkan untuk melindungi perbankan dan stakeholder serta sekaligus mendorong kepercayaan terhadap sistem keuangan. Untuk menciptakan stabilitas di sektor perbankan secara berkelanjutan, Bank Indonesia telah menyusun Arsitektur Perbankan Indonesia dan rencana implementasi Basel II.

Ketiga, Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Bila terjadi gagal bayar (failure to settle) pada salah satu peserta dalam sistem sistem pembayaran, maka akan timbul risiko potensial yang cukup serius dan mengganggu kelancaran sistem pembayaran. Kegagalan tersebut dapat menimbulkan risiko yang bersifat menular (contagion risk) sehingga menimbulkan gangguan yang bersifat sistemik. Bank Indonesia mengembangkan mekanisme dan pengaturan untuk mengurangi risiko dalam sistem pembayaran yang cenderung semakin meningkat. Antara lain dengan menerapkan sistem pembayaran yang bersifat real time atau dikenal dengan nama sistem RTGS (Real Time Gross Settlement) yang dapat lebih meningkatkan keamanan dan kecepatan sistem pembayaran. Sebagai otoritas dalam sistem pembayaran, Bank Indonesia memiliki informasi dan keahlian untuk mengidentifikasi risiko potensial dalam sistem pembayaran.

Keempat, melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan. Melalui pemantauan secara macroprudential, Bank Indonesia dapat memonitor kerentanan sektor keuangan dan mendeteksi potensi kejutan (potential shock) yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan. Melalui riset, Bank Indonesia dapat mengembangkan instrumen dan indikator macroprudential untuk mendeteksi kerentanan sektor keuangan. Hasil riset dan pemantauan tersebut, selanjutnya akan menjadi rekomendasi bagi otoritas terkait dalam mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meredam gangguan dalam sektor keuangan.

Kelima, Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai jaring pengaman sistim keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR). Fungsi LoLR merupakan peran tradisional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan. Fungsi sebagai LoLR mencakup penyediaan likuiditas pada kondisi normal maupun krisis. Fungsi ini hanya diberikan kepada bank yang menghadapi masalah likuiditas dan berpotensi memicu terjadinya krisis yang bersifat sistemik. Pada kondisi normal, fungsi LoLR dapat diterapkan pada bank yang mengalami kesulitan likuiditas temporer namun masih memiliki kemampuan untuk membayar kembali. Dalam menjalankan fungsinya sebagai LoLR, Bank Indonesia harus menghindari terjadinya moral hazard. Oleh karena itu, pertimbangan risiko sistemik dan persyaratan yang ketat harus diterapkan dalam penyediaan likuiditas tersebut.



Deregulasi Perbankan Indonesia


Deregulasi perbankan adalah keadaan dimana terjadinya perubahan peraturan dalam perbankan, khususnya di Indonesia. Hal ini terjadi karena belum tangguhnya keadaan perbankan Indonesia, disebabkan perbankan Indonesia adalah warisan dari negara penjajah di Indonesia sehingga tidak memiliki kemampuan untuk mengelola perbankan dengan baik dan Indonesia memang tidak didasari untuk belajar dari negara-negara lain yang sudah lebih lama mengatur soal bank.

Deregulasi ini dimaksudkan dengan tujuan membuat suasana perbankan di Indonesia lebih stabil. Maka dibuatlah kebijakan – kebijakan yang mengatur tentang perbankan Indonesia. Mulai dari 1 juni tahun 1983 yang memberikan keleluasaan kepada bank-bank untuk menentukan suku bunga deposito. Dilanjutkan dengan Paket Kebijakan 27 Oktober 1988 (Pakto 88) hanya dengan modal Rp 10 milyar maka seorang pengusaha bisa membuka bank baru sehingga pada masa itu meledaklah jumlah bank di Indonesia. Lalu Paket Februari 1991 (Paktri) yang berupaya mengatur pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan sehingga diharapkan peningkatan kualitas perbankan Indonesia. UU Perbankan baru No 7 menggarisbawahi soal peniadaan pemisahan perbankan berdasarkan kepemilikan. Hingga Pakmei pemerintah berharap mengucurkan kredit, sehingga dunia usaha tidak lesu lagi dan industri otomotif bisa bergairah kembali, dan terakhir dikeluarkannya PP No 68 tahun 1996, PP ini sangat menguntungkan para nasabah karena nasabah bank akan tahu persis rapor banknya.

Rabu, 23 Februari 2011

pengertian ARRAY & RECORD

                                                                            ARRAY

Pengertian Array

Array (larik) merupakan tipe data tersetruktur dimana didalamnya terdiri dari komponen – komponen yang mempunyai tipe data yang sama. Didalam suatu array jumlah komponen banyaknya adalah tetap. Didalam suatu larik atau array setiap kompoenen ditunjukan oleh suatu index yang unik. Index dari setiap komponen array menunjukan urutan data atau identitas yang mewakili data yang ada didalamnya.
Logika sederhananya array itu bisa disamakan dengan dua orang dengan nama yang sama didalam suatu komunitas, untuk membedakan antara nama yang satu atau dengan nama yang lain maka diberikan initial tambahan untuk setiap nama.


Pengertian array satu dimensi, dua dimensi dan multi dimensi
* Array satu dimensi

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses hanya melalui 1 indeks atau subskrip.

Bentuk umum pendeklarasian:

nama_array[jumlah_eleman];

* Array dua dimensi

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui 2 indeks atau subskrip yaitu indeks baris dan indeks kolom.

Bentuk umum pendeklarasian:

nama_array[jumlah_eleman_baris][jumah_eleme_kolom];

* Array multidimensi

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk matik, array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi.

Deklarasi Array

Didalam penulisan bahasa pemograman setiap penggunaan array harus dideklarsikan terlebih dahulu. Pendeklarasian array diawali dengan nama variabel array diikuti dengan indeks array yang dituliskan didalam tanda “[]” , diikuti dengan kata cadangan of dan tipe data yang dibutuhkan.

Bentuk Umum Penulisan

Tanda_pengenal : array [..tipe index ..] of tipe data;

Contoh :

Var
A : array[1..4] of integer;
B : array[1..5] of string;
C: array[1..10] of real;

Keterangnan :
A,B,C merupakan tanda pengenal/ nama variabel dari array;
1..4 : merupakan tipe indek dari array, yang menunjukan banyaknya data yang mampu disimpan.
Integer : menunjukan bahwa data yang diinput berupa bilangan bulat.

6.3. Alokasi Penggunaan Array

a. Array Static (Static Array)

array static adalah model pendeklarasian array dimana tipe data yang digunakan mempunyai nilai yang tetap. Nilai yang digunakan untuk menentukan jangkauan pada umumnya bernilai integer. Array Static juga bisa disebut Array dengan deklarasi tipe indeks subrange integer.



Bentuk Umum

array[indexType1, ..., indexTypen] of baseType

Keterangan = index type menunjukan tipe data ordinal yang menunjukan batasan atau elemen maksimul terhadap seberapa besar variabel tersebut menyimpan komponen.

Contoh

Var arrayku : array[1..5] of char

Atau juga

type
jangkauan = 1..5;
var
nilai : array[jangkauan] of integer;

b. Array Dinamis (Dynamic arrays)

Larik atau array dinamis merupakan array yang tidak mempunyai suatu jangkauan atau ukuran yang tetap. Tetapi ketika program dijalankan maka memori untuk suatu array dinamis direalokasikan ketika kita menugaskan suatu nilai kepada array. Dynamic-Array jenis ditandai oleh konstruksi (menyangkut) format

Bentuk Umum

array of baseType

Contoh

var nilai: array of Real;

Dari deklarasi tersebut nilai yang merupakan deklarasi array belum memperoleh nilai yang tetap, tetapi hanya diberikan batasan sebagai tipe data real. Untuk mendeklarasikan array tersebut kita harus menempatkan array didalam suatu memori, caranya adalah dengan memanfaatkan fungsi dari perintah sellength.

Selllength(nilai,20)

Dari penggalan program tersebut nilai untuk array nilai tersebut mempunyai range sebanyak atau cakupan 20 untuk tipe data real, dengan indeex dimulai dari 0 sampai dengan 20.









6.4. Studi Kasus program dengan Array

a. Hasil ketika form Dijalankan



Gambar 5.1 Form Konversi Tanggal

b. Desain Properties

Object Caption/Text Name
Label 1 Tanggal Label1
Label 2 Bulan Label2
Label 3 Tahun Label3
Label 4 Hari Pada Tanggal tersebut Adalah Label4
GroupBox1 Entry Tanggal Groupbox1
Edit1 - Etgl
Edit2 - Ebln
Edit3 - Etahun
Edit4 - Ehari
Command1 OK bok

c. Listing Program

Program untuk Command OK

procedure TForm12.bhariClick(Sender: TObject);
type
x = string[7];
const
faktorbln : array[1..12] of byte = (0,3,3,6,1,4,6,2,5,0,3,5);
hari : array[0..8] of
x=('Minggu','Senin','Selasa','','Rabu','Kamis','','Jum''at','Sabtu');
var
hr : string;
nama : string[255];
j1,j2,j3,j4 : integer;
tanggal,bulan,tahun : integer;
begin
tanggal := strtoint(etgl.Text);
bulan := strtoint(ebln.Text);
tahun := strtoint(ethn.Text);
if tahun > 1900 then tahun := tahun - 1900;
j1 := trunc(tahun * 365.25);
j2 := j1 + faktorbln[bulan];
if (tahun/4 = int(tahun/4)) and (bulan < 3) then j2 := j2-1;
j3 := j2 + tanggal;
j4 := trunc(frac(j3/7) * 10);
hr := Hari[j4];
ehari.Text := hr;
end;

Posted by Chaika Catherine qq Ady


                                                                  RECORD

Sebuah record rekaman disusun oleh
beberapa field. Tiap field berisi data dari
tipe dasar / bentukan tertentu. Record
mempunyai kelebihan untuk menyimpan
suatu sekumpulan elemen data yang
berbeda-beda tipenya (di banding array).
Contoh , sebuah record dengan empat
 buah field


Cara Pendefinisian
• Cara pendeklarasian dari record adalah sbb:
• Mendefinisikan tipe dari record (jumlah field, jenis
tipe data yang dipakai),
• Mendefinisikan variabel untuk dilakukan operasi.

sumber bayoe.stafff

Rabu, 16 Februari 2011

tipe data dan tipe data bersturktur

1. Tipe Data Sederhana
merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program, meliputi: integer (bilangan bulat), real (bilangan pecahan), char (alphanumerik dan tanda baca), dan boolean (logika). Untuk data integer dan real masing-masing terbagi menjadi beberapa kategori
a. Bilangan Integer
merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti terlihat dalam tabel 1. tabel 1 menunjukkan jenis data, ukuran dalam memori dan rentang nilainya.

tabel 1. Tipe Data Bilangan Integer Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai
Byte 1 byte 0 s/d +255
Shortint 1 byte -28 s/d +127
integer 2 bytes -32768 s/d 32767
Word 2 bytes 0 s/d 65535
Longint 4 bytes 2147483648 s/d 2147483647



Contoh bilangan integer adalah: 34 6458 -90 0 1112 Penggolongan tipe data integer tersebut dimaksudkan untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan misalkan untuk suatu perhitungan dari suatu variabel bilangan diperkirakan nilai maksimumnya 32767 kita cukup mendeklarasikan variabel bilangan sebagai integer (2 byte), daripada sebagai longint(4 byte). Di dalam kompilernya, Pascal menyediakan konstanta untuk bilangan Integer yaitu: MaxInt and MaxLongInt, pemrogram bisa menggunakannya di dalam programnya tanpa harus terlebih dahulu mendefinisikannya.
-MaxInt bernilai 32.767
-MaxLongint bernilai 2.147.483.647.
contoh:

Program display_maxint;
uses wincrt;
begin writeln (maxint)
end.

Hasilnya: 32.767

b. Bilangan Real
Bilangan real atau nyata merupakan jenis bilangan pecahan, dapat dituliskan secara biasa atau model scientific . Contoh bilangan real: 34.265 -3.55 0.0 35.997E+11, dimana E merupakan simbol perpangkatan 10. Jadi 452.13 mempunyai nilai sama dengan 4.5213e2. Penggolongan tipe data bilangan real dapat dilihat pada tabel 2.
tabel 2. Bilangan Real Tipe Data Ukuran Tempat Rentang Nilai
real 6 bytes 2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single 4 bytes 1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
double 8 bytes 5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended 10 bytes 3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp 8 bytes -9.2x 1018 s/d 9.2x 1018


c. Char
tipe data ini menyimpan karakter yang diketikkan dari keyboard, memiliki 266 macam yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Contoh: 'a' 'B' '+', dsb. Yang perlu diingat bahwa dalam menuliskannya harus dengan memakai tanda kutip tunggal. Jenis data ini memerlukan alokasi memori sebesar 1(satu) byte untuk masing-masing data.

d. Tipe Data Boolean
merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Turbo Pascal for Windows memiliki tiga macam jenis ini yaitu: Boolean, WordBool, dan LongBool. Tipe boolean memakai memori paling kecil, sedangkan WordBool dan LongBool dipakai untuk menulis program yang sesuai dengan lingkungan Windows.

Tabel 2. Tipe Data Boolean Tipe Data Ukuran Tempat
Boolean 1 byte
WordBool 2 byte
Longbool 3 byte

Sebagai bilangan ordinal boolean true mempunyai nilai 1(satu), sedangkan false nilainya adalah 0(nol).
Contoh:


Program display_bool;
uses wincrt;
begin writeln(ord(true));
writeln(ord(false));
end.

Hasilnya: 1 0 3.2.

2. tipe data berstruktur
tipe ini terdiri atas : array, record, set, dan file. String adalah tipe data jenis array, tetapi karena string memiliki kekhasan tersendiri sebagai array dari karakter maka penulis perlu memberikan penjelasan tersendiri. Sedangkan untuk array, record, dan file perlu dijelaskan dalam bab yang lain karena agak banyak hal-hal yang perlu dibahas.

a. Tipe Data String String
merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau string. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang, karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya. Misalkan
var kata: string [20]; atau var kata: string; karena string merupakan array dari karakter. Maka kata[1] merupakan karakter pertama dari string, kemudian kata[2], merupakan elemen kedua, dst.
Contoh:

Program hal_string;
Uses wincrt;
var s : string;
begin s:='Hello';
writeln(s);
writeln('panjang dari string adalah: ',ord(s[0]));
end.

Karakter nol merupakan karakter yang menyatakan panjang string. Sehingga ord(s[0]) menyatakan panjang dari string tersebut. Panjang string juga bisa dinyatakan sebagai length(s).
routines pada Pascal untuk manipulasi string :
-Length : menghasilkan panjang string.
Syntax : length(s)
Contoh : n:=length(s);
Misal s:='pemrograman'; n akan sama dengan 11.
-Copy : mengkopi suatu ekstrak karakter dari sebuah string.
Syntax : copy(s,dari,banyaknya)
Contoh : st:=copy(s,5,3); mengekstrak 3 karakter dari s, dimulai dari karakter kelima.
Misal s:='Who are you ?'; st adalah 'are'.
catatan: bila indek lebih bear dari panjang string maka hasilnya akan kosong:
Contoh : st:=copy(s,15,4); { kosong} jika banyaknya string yang akan diekstrak lebih besar dari s, maka hasilnya adalah bagian yang tersisa dari string.
Contoh : st:=copy(s,9,10); st hasilnya adalah 'you ?'
-Pos : menghasilkan posisi dari suatu substring dari suatu string.
Syntax : Pos(substr,s)
Contoh : n:=pos('are','Who are you ?'); { n:=5; }
Jika substring tidak ditemukan, maka hasilnya 0.
-Val : mengkonversi string ke numerik.
Syntax : val(strvar,numvar,errorcode)
strvar adalah variabel string yang akan dikonversi, numvar variabel numerik ( bisa integer atau real, dan errorcode adalah variabel integer yang menyimpan error code (kode kesalahan). Jika errorcode adalah 0, konversi berhasil. Sebaliknya, hal ini akan menunjukan posisi dimana pada strvar yang menyebabkan kegagalan.
Contoh :

program konversiangka;
uses wincrt;
var s : string;
e : integer; r : real;
begin
write('masukkan angka : ');
readln(s);
val(s,r,e);
if e<>0 then writeln('salah pada posisi : ',e)
else writeln('itu adalah : ',r:4:3);
end.

-Str : mengkonversi numerik ke string.
Syntax : str(numvar,strvar)
Contoh :

program konversiangka_1;
uses wincrt;
var s : string;
i : integer;
begin
write('masukkan angka: ');
readln(i);
str(i,s);
writeln('itu adalah: ',s);
end.

-Concat : Menggabungkan dua atau lebih string.
Syntax : concat(s1,s2,...,sn)
Contoh : st:=concat(s1,s2); Jikas1='ABC' dan s2='DEF',
st akan menjadi 'ABCDEF' st:=concat('Borland ','Pascal ','ver. ','7.0'); akan menjadi 'Borland Pascal ver. 7.0'
-Insert : Menyisipkan suatu string ke dalam string yang lain.
Syntax : insert(asal,target,indek)

Contoh :


program sisip ;
uses wincrt;
var s1, s2 : string;
begin
s1:='tidak ';
s2:='saya bekerja';
insert(s1,s2,6);
writeln(s2); {saya tidak bekerja }
end.

Jika hasilnya lebih dari 255 maka akan terpotong menjadi 255.
-Delete : menghapus n karakter dari string s berawal dari indek i.
Syntax : delete(s,i,n);
Contoh :

program hapus;
uses wincrt;
var s : string;
begin
s:='saya seorang insinyur';
delete(s,6,3);
writeln(s); { 'saya sang insinyur'}
end.

-Fillchar : mengisi string s dengan karakter c sampai s sama dengan n-1 panjang karakternya.
Syntax : fillchar(s,n,c); Hati-hati : s[0] akan tertumpuki, jangan lupa menambahkan s[0]:=chr(n-1); untuk menormalkannnya.
Contoh :

program isikarakter;
uses wincrt;
var s : string;
begin
fillchar(s,51,'=');
s[0]:=chr(50);
end.

b. Tipe Data Set
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika,
contoh: A = { 1, 2, 3, 4, 5 }
Syntax: set of contoh:
type Digits = set of 0..9;
Letters = set of 'A'..'Z';
type Day = (Sun, Mon, Tue, Wed, Thu, Fri, Sat);
CharSet = set of Char;
Digits = set of 0..9;
Days = set of Day;
const EvenDigits: Digits = [0, 2, 4, 6, 8];
Vowels: Letters = ['A', 'E', 'I', 'O', 'U', 'Y'];
Kita tidak bisa menulis atau membaca isi dari set, tetapi kita bisa melakukan operasi yang lain dengan data yang ada pada set (mis. relasional).
Contoh:

Program contoh_set;
Uses wincrt;
type hari = (ahad, sen, sel, rab, kam,jum, Sab);
var semua_hari : set of hari;
hari_kerja : set of sen .. jum;
hari_ini : hari;
begin
hari_ini:=sen;
if hari_ini in hari_kerja then
writeln('HARI INI HARI KERJA')
else
writeln('HARI LIBUR');
end.

Salah satu manfaat dari penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam suatu range tertentu. Misalnya, untuk mementukan apakah suatu karakter berupa lower case letter (huruf kecil), mis. Ch adalah tipe Char, kita bisa menulis,

if (Ch >= 'a') and (Ch <= 'z') then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.');

atau, dengan notasi set, kita bisa menulis ,

if Ch in ['a'..'z'] then Writeln( Ch,' merupakan huruf kecil.');

-Tipe Data Pointer
pointer merupakan variabel khusus yang berisi suatu address (alamat) di lokasi lain didalam memory. Suatu variabel yang points(menunjuk) ke sesuatu sehingga disebut pointer. Ada dua macam pointer:
-typed(tertentu): merupakan pointer yang menunjuk pada tipe data tertentu pada variable.
-generic(umum): merupakan pointer yang tidak menunjuk pada tipe data tertentu pada variable.
Contoh deklarasi pointer:

var p : ^integer;

Contoh di atas merupakan deklarasi variabel p sebagai pointer dari integer. Dengan menambahkan tanda caret (^) di depan nama tipe data variabel yang dideklarasikan:
contoh :

program contoh_pointer1;
uses wincrt;
var p : ^integer;
m, n : integer;
begin
m:=10;
n:=15;
p:=@m; { p sekarang menunjuk ke m }
p^:=12; { hal ini sama dengan m:=12; }
p:=@n; { p sekarang menunjuk ke n }
p^=m; { { hal ini sama dengan n:=m; }
writeln('m = ',m,', n = ',n); { m = 12, n = 12 }
end.

Ketika p menunjuk ke m ( p:=@m;), mengakses p^ sama dengan mengakses m. Dalam membuat program, dalam penggunaan pointer kita memerlukan alokasi memori tertentu: Ketika kita mendeklarasikan variabel pointer dalam "var" sehingga merupakan suatu static variable, yang mana Static variable ini dibatasi oleh kapasitas 64KB untuk tiap module. Yang berarti dalam program utama kita hanya bisa menggunakan hanya 64KB dan tiap unit Pascal hanya bisa memakai 64KB. Sehingga kita perlu memecahkan program kebeberapa unit. Salah satu teknik yang dipakai untuk mengatasi persoalan ini adalah seperti program berikut.

Program contoh_pointer2;
uses wincrt;
Type Pemployee = ^Temployee;
Temployee = record Name : string[10];
Position : char;
Salary : longint;
end;
var p : pemployee;
begin
new(p);
p^.name:='Saddam';
p^.position:='S';
p^.salary:=3000;
writeln(p^.name,' ',p^.position,' ',p^.salary);
dispose(p);
end.

Pada blok begin...end blok, kita bisa melihat meskipun p tidak menunjuk pada suatu variable tetapi dapat diisi dengan nilai. Pernyataan new(p); tidak memerlukan alokasi memori. Setelah itu kita bisa melakukan apapun pada variabel tersebut sampai kita membuangnya dari memori dengan memakai perintah dispose(p);. Variable dengan cara ini dinamakan dengan dynamic variable.
Generic Pointer adalah pointer tanpa tipe data tertentu. Biasanya, pointer berkaitan dengan tipe data khusus, sedangkan generic pointer tidak.
Deklarasi:

Var P : pointer;

Dipergunakan sebagai buffer sementara (tidak permanen). Sehingga kita bisa melepasnya untuk suatu saat tidak diperlukan. Untuk itu pointer sangat bagus karena sifatnya yang dinamis. Tetapi, generic pointer tidak sama dengan typed pointer. Typed pointer menggunakan "new" untuk menampung memori dan "dispose" untuk melepasnya. Generic pointer menggunakan "getmem" untuk mendapatkan memori dan "freemem" untuk melepasnya. Pada pointer dengan tipe tertentu, program Pascal mengetahui ukuran dari memori yang harus dilaokasikan, sedangkan tipe umum (generic pointer) Pascal tidak bisa, karena Pascal tidak mengetahui variabel apa yang akan dipakai. Sehingga dengan getmem kita perlu untuk menentukan berapa besar memori yang akan kita alokasikan. Ukuran terbesar adalah 65532 bytes (hampir 64K).

Program contoh_pointer2;
uses wincrt;
Var P : pointer;
Begin
Getmem(p,8192); { Reserve 8192 bytes }{ We use it then }
freemem(p,8192); { Release it, 8192 bytes }
end.
sumber : dzulcyber

Minggu, 14 November 2010

tata cara pembelian online

Tata cara Belanja Online di Internet

Beberapa tips yang bisa saya tuliskan disini berdasarkan pengalaman pribadi baik untuk transaksi kecil maupun transaksi dengan melibatkan jumlah uang yg tidak sedikit.

1. Teliti dari dengan siapa kita bertransaksi.

Periksa dulu siapa penjual dari barang yang akan anda beli online. Mungkin dari beberapa nama toko besar yang sudah “ada” di internet dengan reputasi baik. Mungkin ada beberapa toko yang mungkin baru terdengar di telinga anda periksalah alamat nyata-nya. Nomor telepon dan kontak penjualnya, disarankan toko yang mempunyai nomor fax dan mempunyai hot line numbernya nomor pstn/lokal sesuai dengan area tokonya.

Disarankan toko online dengan nama domain TLD (Top Level Domain) bukan dengan subdomainnya. Ini bukan berarti toko dengan subdomain tidak bisa dipercaya, hanya saja untuk ukuran toko online di internet masa sih tidak sanggup untuk mengeluarkan kocek dana pembelian domain dan hosting selama setahun untuk urusan bisnisnya ? Tapi ini tidak berarti toko dengan domain TLD dapat langsung kita percaya.

Untuk itu kita perlu mengetahui bagaimana caranya memeriksa domain sebuah toko online agar dapat dipertimbangkan untuk kita percayai.





Silahkan anda buka alamat url ini :

http://whois.domaintools.com/

alamat di atas adalah alamat web yang memberikan fasilitas gratis bagi kita untuk memeriksa keterangan dibalik domain

untuk lebih cepatnya anda bisa mengetikan seperti ini :

http://whois.domaintools.com/domaintoko.com

domaintoko.com = domain dari toko online yang akan anda periksa.

periksalah hasilnya, Nama pemilik, alamat, nomor telepon dan lamanya domain tersebut akan tertera lengkap. Periksalah adakah kesamaan dengan keterangan yang ada di toko online. Coba periksa toko online anda, pada halaman kontak, about, atau our locations adakah kesamaan ? adakah kecurigaan ?

Selain dari itu coba anda tanyakan kepada teman anda mengenai toko online tersebut, bagaimana menurut mereka ??

Ada juga transaksi online via internet tidak dengan toko online (Ebay.com), misalnya dengan seseorang yang anda kenal di forum diskusi atau di komunitas online lainnya. Sebaiknya jika anda tidak begitu mengenal seseorang ini, hindarilah bertransaksi online dengan seseorang yg bukan toko dan seseorang yang anda kenal baru di internet. KECUALI jika referensi teman anda bisa menjaminnya.



2. Perhatikan dan cermati kriteria barang yang akan anda beli.

Misalnya anda akan membeli 1 unit handphone dengan harga 1 juta padahal di pasaran harga handphone yang sama seharga 3 juta dengan kondisi sama-sama barang baru. Ini patut dicurigai, apakah barang yang akan anda beli itu benar-benar barang baru ? ataukah barang tersebut barang second dengan kondisi sesuai dengan informasi yang anda terima ?

Pertanyaannya : Kenapa barang tersebut dijual sangat murah jauh dibawah harga pasaran..?

3. Berkomunikasilah dengan penjual mengenai semua informasi yg terkait dengan transaksi.

Untuk memeriksa keberadaan penjual, ada baiknya hubungi via telp jika pada satu kota yang sama kenapa tidak kita datangi untuk lebih mempercaya jika ini adalah transaksi pertama anda. Minimal hubungi via email atau ajaklah online chat via messenger. Kebanyakkan toko online atau penjual perseorangan akan memberikan id messengernya.

Berkomunikasilah, karena anda akan mengeluarkan uang anda kepada seseorang yg baru anda kenal untuk mendapatkan barang/jasa dari seseorang yang baru anda kenal.
Tanyakan mengenai cara pembayaran, pengiriman, garansi, alamat penjual dan lainnya.

4. Pilihlah system pembayaran yg paling aman bagi anda.

Pada umumnya pembayaran akan menggunakan transfer bank. Ini aman menurut saya jika anda berurusan dengan toko online yang sudah mempunyai reputasi baik dan sudah “online” sejak lama. Jika toko online anda mempunyai system pembayaran COD (collect on delivery) ini lebih menguntungkan bagi anda apabila lokasi toko online anda masih satu kota dengan anda.
Menggunakan pihak ketiga ; pada forum/komunitas besar biasanya terdapat sub forum jual beli yang mempunyai system pembayaran menggunakan kas bersama. Pembeli mengirimkan sejumlah uang pada kas bersama yang dikelola oleh admin forum/pengurus website. Kemudian barang dikirim ke pembeli, dan penjual mendapatkan uang hasil transaksinya dari pengurus forum, setelah barang dikonfirmasikan sudah diterima baik oleh pembeli.

System pembayaran menggunakan kartu kredit, ini yang paling disorot apabila membahas transaksi online. Toko dengan pembayaran menggunakan pihak ke tiga untuk bertransaksi dengan pembelinya adalah toko yang sangat disarankan. TAPI !! anda harus mengetahui pihak ketiga yang mana yang mereka pakai. Untuk Indonesia sendiri sejauh ini saya belum menemukan toko online milik orang Indonesia yang menggunakan system transaksi menggunakan kartu kredit yang saya anggap bisa menenangkan hati saya dalam bertransaksi.

Jikalau adapun saya akan memilih system pembayaran lain yang menurut saya lebih aman dan lebih murah.
Jika anda akan membayar transaksi dengan menggunakan kartu kredit, perhatikan toko online dimana anda akan bertransaksi. Perusahaan apa yang mereka pakai untuk mem-validasi data kartu kredit kita, ada perusahaan yang mempunyai system keamanan sendiri ada juga yang menggunakan system keamanan dari perusahaan lain.


Amankan data kartu kredit kita yang dimasukan ke dalam form-form di halaman websitenya ? ketika akan memasukan data-data kartu kredit kita pastikan alamat url toko tersebut mempunya Https bukan Http saja…
perhatikan huruf “s” (dalam warna merah) yang menunjukan bahwa hal

Jumat, 12 November 2010

Sistem Informasi

  1. Apa seeehhh Definisi Sistem Informasi:
Kalo sederhananya informasi bisa dikatakan Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.
Jadi Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untuk menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisas dan perusahaani.
Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer, prosedur manual, model manajemen dan basis data (data base).

Dari definisi di atas terdapat beberapa kunci :
1. Berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin
- Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi
- Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/manual sistem.
2. Sistem basis data (data base) terintegrasi
- Adanya penggunaan basis data (data base) secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.
3. Mendukung Operasi
- Informasi yang diolah dan dihasilkan, digunakan untuk mendukung operasi organisasi.

Istilah Sistem Informasi
 Manajemen Information System
 Information Processing System
 Information Decision System
 Information System.

Semuanya mengacu pada sebuah sistem informasi berbasis komputer yang dirancang untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan suatu organisasi dan perusahaan.

Menurut Robert A. Leitch:
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi dan perusahaan yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

karakter Sistem Informasi
1. sistem informasi memiliki komponen berupa subsistem yang merupakan elemen elemen yang lebih kecil yang membentuk sistem informasi tersebut misalnya bagian input, proses, output
contoh bagian input adalah salesman memasukkan data penjualan bulan ini. maka di sana terdapat manusia yang melakukan pekerjaan input, dengan menggunakan hardware keyboard, dan menggunakan interface sebuah aplikasi laporan penjualan yang sudah di sediakan oleh sistem informasi tersebut.
2. ruang lingkup sistem informasi yaitu ruang lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan yang merupakan garis batas lingkup kerja sistem tersebut, sehingga sistem informasi tersebut tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.
3. tujuan sistem informasi adalah hal pokok yang harus ditentukan dan dicapai dengan menggunakan sistem informasi tersebut, sebuah sistem informasi berhasil apabila dapat mencapai tujuan tersebut.
4. lingkungan sistem informasi yaitu sesuatu yang berada diluar ruang lingkup sistem informasi yang dapat mempengaruhi sistem informasi, hal ini turut dipertimbangkan pada saat perencanaan sistem informasi.
KLASIFIKASI SISTEM

Aplikasi = program + prosedur pengoperasian.

PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM AKTIVITAS MANUSIA, ANTARA LAIN:

Sistem reservasi pesawat terbang: digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani pemesanan/pembelian tiket
 Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan
Sistem biometric yang dapat mencegah orang yang tak berwenang mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata
Sistem POS (point-of-sale) yang diterapkan pada pasar swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data
Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio,
misal untuk mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar jembatan rel kereta api.
Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien
Sistem yang dipasang pada tempat-tempat public yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel,tempat pariwisata,pertokoan dll.
Sistem layanan akademis berbasis web
Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange / EDI) yang memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara elektronis dan data yg terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer
E-government atau system informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet.

SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN


APA SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN ITU?

• Adalah suatu sistem berbasis komputer yang dapat melakukan semua tugas akuntansi standar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi.
• Disebut juga EntIS (Enterprise Information System)
• Pengertian lain :Platform teknologi yang bisa menyatukan semua informasi dari berbagai bagian menjadi satu informasi secara logical, sehingga perusahaan/organisasi mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan mudah.





Kebutuhan Sistem Informasi pada Perusahaan dan Organisasi


Semua organisasi membutuhkan aliran informasi yang membantu manajer untuk mengambil bermacam keputusan yang dibutuhkan. Aliran informasi ini diatur dan diarahkan dalam suatu sistem informasi. SI berperan dalam proses pengambilan keputusan operasional harian sampai perencanaan jangka panjang. Sebelum komputer ada, SI sudah menjadi kebutuhan organisasi dan perusahaan. Berarti SI tidak selamanya berbasis komputer. Namun dengan berkembangnya fungsi komputer, SI saat ini umumnya didukung penuh oleh komputer. Dengan demikian istilah SI lebih sering berarti sistem informasi berbasis komputer. SI berbasis komputer mempunyai 6 bagian: hardware, software, data/informasi, prosedur, komunikasi dan orang.
SI ditentukan dalam perusahaan bergantung pada sifat dan struktur bisnisnya. Ini berarti SI bersifat modifikatif terhadap kebutuhan organisasi dan perusahaan. Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktifitas pengolahan informasi. Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna / kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari berbagai macam prosedur yang digabungkan secara logis untuk membentuk suatu sistem.Contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi dan gudang. Data mengalir dari bermacam sumber seperti: konsumen yang membeli produk / layanan, penjual yang menyediakan barang, bank, agen pemerintah dan agen asuransi. Sistem informasi membantu organisasi mengolah data tersebut menjadi informasi yang lengkap dan berguna.
Keterbatasan kemampuan Manusia sebagai Pengolah Informasi

Mengingat jumlah data yang banyak dan sangat bervariasi serta keterbatasan kemampuan manusia, maka sering dilakukan pemampatan atau peringkasan data. Meskipun ada peningkatan terhadap prestasi keputusan, tetapi para pengambil keputusan merasa kurang yakin terhadap apa yang diputuskannya.
Banyak peristiwa yang merugikan pada sistem informasi manajemen yang disebabkan oleh kekurangyakinan petugas pengolah data terhadap pelaksanaan tugasnya.
Mereka meragukan apakah pekerjaannya telah dilaksanakan atau belum.

PENUTUP

Konsep sistem dan sistem infomasi pada organisasi dan management perusahaan pada dasarnya ialah membahas tentang suatu penyelesaian masalah yang cara penyelesaiannya dengan menggunakan elemen-elemen yang terintegrasi untuk mencapai atau menyelesaikan masalah yang di maksud. Sistem sendiri mempunyai beberapa klasifikasi dalam pengertiannya. Contoh dalam pembuatan sistem pada perusahaan kita bisa mulai dengan subsistem, dan dari subsistem itu di bagi atas subsubsistemlagi, yaitu: penyesuaianfile daftargajipersonalia, laporan-laporanpersonalia, daftargajiharian, daftargajibulanan, lap. Daftargajiuntukmanajemen. Sistem juga dapat di sederhanakan dan tak lupa menggunakan feedback control agar dapat di kendalikan. Dan sistem ini yang sangat di butuhkan semua perusahaan, walaupun belum sempurna, tapi setidaknya sangat membantu.


DAFTAR PUSTAKA


Modul Pengantar Teknologi Informasi, karangan Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS

Sistem Informasi Perusahaan (EntIS), oleh Agastya W. Harjunadhi dan Dinda Fitriasari

http://www.scribd.com

http://www.google.co.id

http://fitrinurlaelasari.blog.upi.edu/2009/07/06/karya-tulis-ilmiah/